Saturday, May 26, 2012

_Cinta itu_

Cinta itu mengerti..
Cinta itu mengerti..
cinta itu memahami..
cinta itu berbagi..
dan cinta itu adalah dukungan terhadap hati..
Andai cinta itu semudah yang kau inginkan..
Mungkin itu akan menjadi sebuah alasan yang kamu inginkan..
andai cinta itu segampang yang mereka rasakan..
Cinta ini tak akan kandas tanpa alasan..
apa harus dengan bukti nyata engkau melihat semuanya..
apa harus dengan keadaan yang nyata engkau percaya semuanya
cinta itu memahami..
cinta itu berbagi..
dan cinta itu adalah dukungan terhadap hati..
Andai cinta itu semudah yang kau inginkan..
Mungkin itu akan menjadi sebuah alasan yang kamu inginkan..
andai cinta itu segampang yang mereka rasakan..
Cinta ini tak akan kandas tanpa alasan..
apa harus dengan bukti nyata engkau melihat semuanya..
apa harus dengan keadaan yang nyata engkau percaya semuanya...

Wednesday, May 23, 2012

Tidak MUDAH

Tidak MUDAH tersenyum ketika hati menangis dan teriris..
Tapi akan terasa INDAH ketika kita menyadari itu bagian dari kasih Ilahi
Agar Allah memindahkan kebaikan-kebaikan orang yang menyakiti kita.

Tidak MUDAH bangkit dalam keadaan terpuruk,,
Tapi akan terasa INDAH ketika kita menyadari...
Bahwa Allah sedang menyapa dengan cinta_Nya Agar kita tumbuh besar dan kuat.

Tidak MUDAH memberi ketika diri sendiri dalam kekurangan
Tapi akan terasa INDAH ketika kita bisa membahagiakan orang lain
Bukan membahagiakan diri sendiri

Tidak MUDAH memaafkan ketika kita dibenci dan di hina..
Tapi akan terasa INDAH kalau itu bagian dari penyucian diri...
Dan ikhlas hanya mengharap ridho Ilahi.

Tidak MUDAH melupakan kegagalan ketika kita masih berkubang didalamnya,
Tapi akan terasa INDAH ketika menyadari itu adalah awal dari kesuksesan kita.

Tidak MUDAH melupakan masa lalu yang menyakitkan..
Tapi akan terasa INDAH ketika menyadari itulah jalan yang harus ditempuh...
Untuk mengawali kebahagiaan yang akan diberikan Allah sebagai penggantinya.

Tidak MUDAH menghilangkan duka karena kehilangan..
Tapi akan terasa INDAH ketika menyadari...
Bahwa Tuhan telah meminjamkan kepada kita beberapa saat.

Tidak MUDAH menghadapi penderitaan dan cobaan yang terus mendera..
Tapi akan terasa INDAH ketika menumbuhkan kesabaran dan rasa syukur...
Dan menyadari itu bagian dari cara Allah menyayangi hamba_Nya...
Seperti Allah menyayangi para Nabi dan Rasul_Nya

Monday, May 21, 2012

HATI YANG MERINDUI

Berbatas jarak dalam angan khayalan
Bermega hujan di sepinya malam
Ada nyanyian dalam tangis melayang
Iya atau tidak kian menggeroti sang malam

Ingin ku terbangkan layang-layang
Bersama orang yang ku sayang
Entah itu kamu atau bukan
Pastilah ia sosok teduh seorang imam

Dalam sujud tangis setiap malam
Penuh gelimang hati yang temparang
Ada doa bersanjung harapan
Untuk engkau calon imamku sayang

Biar terjal batu dalam perjalanan
Luka robek dalam penantian
Satu asa satu tujuan
Untuk hati yang bersanjungan

Engkau jauh.... aku jauh....
Tak bertatap dalam alunan syahdu
Hanya relung bersambut rindu
Jadikan nyanyian indah pelukis semu

Dalam istiqomah cintaku
Ku serahkan semua pada-Mu
Tempat memuji segala pilu
Berbatas senyum di samudera rindu

Rindu... rindu... rindu...

by : Al-Madinatul Siti Munawwaroh

Friday, May 11, 2012

Andai Masih Diberi Waktu

Hari ini jasadku ditemukan..
Terberai di tebing yang curam..
diantara ranting dahan..
Rimbunnya pepohonan..
Aku mati hari ini..

Mungkin esok hari atau lusa..
Jenazahku dikebumikan..
Perlahan..
Tubuh ini tertimbun tanah..
Aku sendirian..
Aku sendirian..
Aku sendirian..

Aku disini sendirian..
Menunggu datangnya pertanyaan..
Menunggu saatnya perhitungan..
Menyesal sudah tidak berguna..
Pintu tobat sudah tertutup..
Meratap, hanya itu yang tersisa..

Ya Allah ya Rabb..
Ibarat permainan, ini permainan yang "kurang fair"..
Engkau tak pernah beritahukan akhir permainan ini..
Kini baru kutau..
Waktuku bermain telah selesai..

Ya Allah ya Rabb..
Andai Engkau beri lagi aku satu kesempatan..
Satu hari saja..
Kuingin mohon maaf pada mereka..
Bapak ibuku..
Sanak saudaraku..
Keluarga kerabatku..
Tetangga dan temanku..
Sahabat dan juga semua yang kukenal..
Yang selama ini telah tersakiti oleh ucapanku..
Yang selama ini telah terdzalimi oleh perbuatanku..

Ya Allah ya Rabb..
Kini baru kusadari..
Harta yang selama ini kukumpulkan..
Rumah yang kubanggakan..
Kendaraan yang kusombongkan..
Deposito yang kuandalkan..
Asuransi yang kubayarkan..
SK yang kugadaikan..
Ternyata..
Tidak sedikitpun mampu menolongku..
Bahkan itu semua menjadi penambah dosaku di sisi-Mu..
Duh, bodohnya diriku..

Ya Allah ya Rabb..
Mengapa kusia-siakan hidup yang hanya sekali itu..
Andai Engkau berikan lagi aku waktu..
Sehari saja atau..
Setengah hari saja..
Walau..
Kutau itu tak mungkin lagi..

Kini..
Semua menjadi tak berarti..
Aku tinggal sendiri..
Tinggal sendiri..
Sendiri..
Hingga saat yang Kau janjikan tiba..
Hari penghitungan seluruh amalku..
Entah berapa lama..
Aku hanya bisa menunggu..

Ya Allah ya Rabb..
Sampaikan salamku teruntuk semua sahabatku..
Yang selalu menasehati dan mengingatkanku..
Akan hari terakhirku di dunia ini...

by Muhammad Rosyidi Aziz
---- "Mayit itu diikuti oleh tiga; dua kembali dan satu yang tetap bersamanya. Dia diikuti keluarganya, hartanya dan amalnya. Keluarga dan hartanya kembali, sementara amalnya tetap bersamanya.." [HR Bukhari, Muslim, an-Nasai, at-Tirmidzi dan Ahmad]

Monday, May 7, 2012

_Duhai Kanda_

Duhai Kanda...
Kupersembahkan sebuah ayat dalam Al-Qur’an yang selalu kubaca disetiap
kartu undangan yang selalu melayangkan pikiranku akhir-akhir ini.
Hingga detik ini, aku senantiasa bertanya kapan namaku tercantum pada sebuah
kartu undangan pernikahan?
Siapa pula nama yang mengiringi namaku pada kartu undangan tersebut?

”Dan diantara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia
menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri,
agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya dan Dia menjadikan
diantaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu
benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang
berpikir.” (QS. Ar-Ruum : 21)

Tiada kata yang dapat kuucapkan
atas karunia Allah Ta’ala hingga pada waktu yang tepat nanti aku akan
menikah dengan orang pilihan Allah Ta’ala yang telah ditetapkan-Nya
dalam kitab Lauh Mahfudz, kecuali syukur alhamdulillah untuk-Nya.
Nikmat dan anugerah ini sungguh begitu agung.
Sesungguhnya, sudah aku jalani ”proses” dengan laki-laki lain,
tapi ternyata Allah takdirkan engkau masih tersembunyi dibalik kuasa-Nya.

Menanti dengan ikhtiar dan doa yang penuh kesabaran tuk menghadirkanmu dalam hidupku
merupakan anugerah dalam hidupku diantara anugerah-anugerah lain yang
Allah Ta’ala berikan kepadaku. Diberi-Nya aku kesempatan untuk lebih
memperbaiki diri sebagai Muslimah hingga aku layak untuk kau jemput
kelak sebagai bidadarimu.

Subhanallah ! Fabiayyi alaairabbikumaa tukadzdzibaan..

Duhai Kanda..
Apakah yang saat ini sedang engkau lakukan?
Semogalah engkau adalah seorang ikhwan yang sedang bersemangat mendekatkan diri
kepada Allah Ta’ala dengan bertaubat dari dosa-dosamu.
Kembali kepada fitrahmu sebagai manusia yang bejiwa hanif,
memperbaiki diri detik demi detik sebagai bekal meninggalkan kampung penuh penipuan dan bersiap-siap menuju kampung kekekalan.
Hingga pada saat kita dipertemukan oleh-Nya di tempat dan waktu yang tepat.

Duhai Kanda…
Pada saatnya nanti, jika Allah Ta’ala sudah berkehendak untuk mempersatukan
hati kita, maka tak lagi kupermasalahkan maharmu yang dengan penuh
kerelaan kau berikan kepadaku. Tidak kita hiraukan lagi bujuk rayu
setan akan materi. Hingga engkau dapat memenuhi perintah Allah Ta’ala
Niat suci kita untuk menuju pernikahan yang barakah meluluh lantahkan hatiku
untuk menerima mahar darimu apa adanya

Duhai Kanda…
Kemudian, HALAL-nya kita untuk saling mencintai karena Alloh Ta’ala.
Seketika, penantian kita yang lama itu, akan membebaskan syahwat2 yang selama ini
kita pendam, bersamaan dengan meleburnya dosa-dosa kita lewat genggaman jari jemari kita.

kita akan semakin mengenal satu sama lain,
cinta makin subur ditaman hati masing-masing Pujian demi pujian yang
mengekalkan cinta kita mulai bersemi indah. Karenanya ya kanda..
Kelak,malam-malam yang indah itu akan engkau hiasi dengan membangunkanku
disepertiga malam terakhir dengan lembut dengan atau tanpa percikan air
diwajahku. Kau ajak aku shalat malam bersamamu dengan alunan ayat-ayat
suci Al-Qur’an yang memporak-porandakan taman hatiku, meluluhlantahkan
jiwaku dan menghanyutkan aku akan kecintaanku pada Allah Ta’ala.
Subhanallaah!

Duhai Kanda..
Kuharap engkau adalah laki-laki penyabar dan dapat menghadapi kondisi
emosionalku sebagai istri. Saat aku marah, saat aku salah, engkau
meluruskanku dengan cara yang sangat baik dan lembut. Karena kutahu,
engkau senantiasa ingin beribadah dengan ikhlas dan ittiba'

Dan saat engkau marah,
sementara aku ikut terbawa emosi, maka engkau mengajakku untuk
berlindung kepada Allah Ta’ala, berwudhu, dan shalat dua rakaat.
Apabila kita sedang berdiri, maka kita duduk, apabila kita sedang
duduk, maka kita berbaring, atau salah satu dari kita akan mencium,
merangkul dan menyatakan alasan kita. Apabila salah satu diantara kita
berbuat salah, maka kita akan saling memaafkan karena mengharapkan
wajah Allah Ta’ala semata.

Lantas kita mengunci rapat-rapat setiap pintu perselisihan dan tidak
menceritakannya kepada orang lain. Saling instropeksi, menyadari
kesalahan masing-masing dan saling memaafkan serta memohon kepada Allah Ta’ala
agar senantiasa disatukan-Nya hati kita, dimudahkan urusan dalam
KETAATAN KEPADA-NYA, dan diberikan kedamaian dalam rumah tangga kita.
"Betapa indahnya menjadi bunga ditaman hatimu..."

Duhai Kanda…
Engkau memberiku makan apabila engkau makan, Engkau memberiku pakaian apabila
engkau berpakaian, Engkau tidak akan memukul wajahku, Engkau tidak akan
menjelek-jelekkan diriku, dan Engkau tidak akan meninggalkanku
melainkan didalam rumah (yakni tidak berpisah tempat tidur melainkan didalam rumah)

Dengan keimanan dan ketaqwaanmu, engkau tidak
pernah berputus asa dalam mencari rizki. Berikhtiar dan bertawakkal
menggantungkan harapan) hanya kepada Allah Ta’ala

Duhai Kanda...,
Dinda memilihmu karena agama yang ada pada dirimu. Aku memilihmu karena
aku tahu bahwa engkau akan senantiasa menjagaku dan anak-anakku kelak dari
api Neraka. Kau ajarkan aku untuk taat dan bertakwa kepada Allah

Sungguh,
betapa engkau telah membawaku teringat dan bergetar saat engkau
menasehatiku sambil membawakan firman Allah Ta’ala : Hingga cita-citaku
dan keinginanku tuk menjadi BUNGA DITAMAN HATIMU sebagaimana Khadijah
menemani Rasulullaah sepanjang hidupnya dapat aku amalkan perlahan-lahan dengan bimbinganmu.

Kelak akan engkau ajarkan pula aku untuk senantiasa berbakti kepada
Orang Tua kita untuk menggapai ridho Allah Ta’ala.

Duhai Kanda...,
Betapa aku akan sangat taat kepadamu dengan segala ketaatan
dan ketakwaanmu kepada Allah Ta’ala dan
ketaatanmu kepada Rasulullah Shallallahu’alaihi wa Sallam.
Hingga andaikata Allah Ta’ala tidak melarangku untuk bersujud kepada
selain-Nya, maka engkaulah tempatku untuk bersujud memohon Surga…
Temanilah diriku sampai matiku nanti, dampingi aku dalam melaksanakan
amanah rumah tanggaku. Sesungguhnya, sebagai kepala keluarga engkau
akan ditanya dihadapan Allah tentang pertanggungjawabanmu
atas diriku sebagai istrimu. Juga anak-anak dan rumah tangga sebagai
beban di pundakmu.

Sungguh begitu indah memilikimu kelak…
maka bagaimana aku tidak akan memperhatikanmu,
sementara engkau adalah surga dan nerakaku,

Duhai Kanda… Karenanya…
”Jadilah SURGA Di Taman Hatiku & Jadilah Pendampingku Dalam SURGA-Nya…
Semoga Allah Ta’ala segera mempertemukan kita
dan senantiasa mempermudah urusan kita
amin..amin.. ya robbal'alamin...

by : Iwan Dhani Ardika

Biarlah

cinta.. kasih... hanya impian..
tak mungkin kan jadi nyata...
Biar hanya khayalan ....biar sekadar impian
rindu untuk bertemu.....rindu untuk berbicara menjerat pedih bagai sembilu ...

Jika kau bukan untukku mengapa hadirmu menjadi cinta dalam hidupku ?
Kusadari langkahku yang inginkanmu lebih dari yang kau tahu
Tapi, hati ini tak mau mencintai dan menyayangi selain dirimu
Tolong yakinkah aku bahwa diriku bukan seseorang yg kamu impikan dan kau harapkan
untuk kau miliki dalam kisah cintamu

Maafkan aku yg mengenalmu
karena, dengan mengenalmu aku mencintaimu
karena dengan mengenalmu aku menginginkan hatimu
Aku bukan cinta yang kau harapkan dan tak mungkin ku memilikimu
Aku tetap menyayangimu sebatas yang aku mampu
untuk merindukanmu disetiap hela nafasku
Menyayangimu bukan berarti ku harus milikimu seutuhnya
Biarlah kau tak bisa ku miliki untuk selamanya
asal kau bahagia dengan apa yang kau miliki yang tak kau temukan dariku

Jika rindu ini bertahta di jiwaku,
aku harap biarlah untuk Allah.
Andai rindu ini menarik resah,
kepada-Mu aku pasrah.
Andai pencarian ini masih belum kutemui..
Ya Allah, damaikanlah hati ini.
Biarlah resah menarik sepi.
Biarlah kecewa meratap pergi.
Biarlah kasih mengikat diri.

Ya Muhaimin kepada-Mu aku mengadu hati.
Hamba-Mu merindukan Rahmat kasih sayang-Mu
Dan jua keridhoan-Mu Dalam hidupku ini ...
Serikanlah taman hati bukan pada fikiran dan inginku tapi pada ridho-Mu..
amin.. amin.. ya robbal'alamin...

Bersyukurlah :)

Bersyukurlah sahabat ..!
Bersyukurlah bahwa kita belum siap
memiliki segala sesuatu yang kita inginkan ....
Seandainya sudah, apalagi yang harus diinginkan ..?

Bersyukurlah sahabat ..!
Bersyukurlah apabila kita tidak tahu sesuatu ..
Karena itu memberikan kita kesempatan untuk belajar ....

Bersyukurlah sahabat ..!
Bersyukurlah untuk masa-masa sulit ..
Karena Di masa itulah kita tumbuh …

Bersyukurlah duhai sahabat ..!
Bersyukurlah untuk keterbatasan kita ..
Karena itu memberikan kita kesempatan untuk berkembang ...

Bersyukurlah untuk setiap tantangan baru ..
Karena itu akan membangun kekuatan dan karakter kita masing-masing ....

Bersyukurlah untuk kesalahan yang kita buat ..
Itu akan mengajarkan pelajaran yang berharga ...

Bersyukurlah bila kita lelah dan letih ..
Karena itu kita telah membuat kita merasakan nikmatnya beristirahat ...

Mungkin mudah untuk kita bersyukur akan hal-hal baik …
Hidup dan berkah yang berkelimpahan datang pada mereka yang juga bersyukur akan masa surut …
Rasa syukur dapat mengubah hal yang negatif menjadi positif …
Temukan cara bersyukur akan masalah-masalahmu dan semua itu akan menjadi berkah bagimu … sahabatku

Why???

How do I say goodbye to someone I never really had?

Why does my tears fall so endlessly for someone who was never really mine?

Why is it I miss someone I was never really with?

And why do I love someone whose love I should unquestionably decline?

Sunday, May 6, 2012

Caraku Mencintaimu

Sepertinya aku mencintaimu dengan sederhana..
Ya sederhana..
Bahkan sangat sederhana..

Tak perlu ada kata cinta..
Tak perlu ada kta sayang..
Tak perlu ada perhatian..

Aku suka tertawa dan bercanda denganmu..
Aku suka berbincang denganmu..
Aku suka membuatmu marah dan kesal setiap waktu..
Aku suka melewatkan waktu bersamamu..
Walau tak ada sepatah kata cintapun di antara kita..

Dan saat itu, waktu serasa cepat sekali berputar..
Aku tak mau itu cepat berlalu..
Aku suka melihatmu,memandangmu,dan mengagumimu..
Aku suka senyummu yang menyejukkan hatiku..
Walau senyum itu entah untukku atau bukan..
Aku suka kau sering menari-nari di kepalaku..
Tarian dan bayangmu begitu indah..
Aku suka kata2mu yang sering kali menggelitik hatiku..
Membuatku tersenyum, bahkan membuatku kecewa..

Namun,
aku tak peduli..
Aku suka..

Yaa..
aku suka kamu..

Dan..
Jangan paksa aku mencintaimu lebih dari ini..
Karena sekarang,aku hanya ingin mencintaimu dengan sederhana..
Sesederhana sikapku kepadamu..
Dalam keacuhanku..
Dalam senyumku..
Dalam pandangan mataku..

Dan dalam hatiku..
Mencintaimu dengan sederhana..
Sesederhana aku apa adanya..
Dan sesederhana kamu apa adanya..
Biarkan semua mengalir apa adanya dengan sederhana..

aku ingin mencintaimu dengan sederhana,
Seperti kata yang tak sempat diucapkan kayu pada api yang menjadikannya abu..

aku ingin mencintaimu dengan sederhana,
Seperti isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan
yang menjadikannya tiada..

Tuesday, May 1, 2012

Bersyukurlah

Manusia bisa bahagia bila ia mau membuka mata hati.
Untuk menyadari, betapa ia dicintai.

Manusia bisa bahagia, bila ia mau membuka diri.
Agar orang lain bisa mencintainya dengan tulus.

Manusia tidak bahagia karena tidak mau membuka hati,
berusaha meraih yang tidak dapat diraih,
memaksa untuk mendapatkan segala yang diinginkan,
tidak mau menerima dan mensyukuri yang ada.

Manusia buta karena egois dan hanya memikirkan diri,
tidak sadar bahwa ia begitu dicintai,
tidak sadar bahwa saat ini, apa yang ada adalah baik,
selalu berusaha meraih lebih, dan tidak mau sadar karena serakah.

Ada teman yang begitu mencintai, namun tidak diindahkan,
karena memilih, menilai dan menghakimi sendiri.

Memilih teman dan mencari-cari, padahal di depan mata
ada teman yang sejati.

Telah memiliki segala yang terbaik, namun serakah,
ingin dirinya yang paling diperhatikan, paling disayang,
selalu menjadi pusat perhatian, selalu dinomorsatukan.

Padahal, semua manusia memiliki peranan, hebat dan
nomor satu dalam satu hal, belum tentu dalam hal lain,
dicintai oleh satu orang belum tentu oleh orang lain.

Kebahagiaan bersumber dari dalam diri kita sendiri.
Jikalau berharap dari orang lain, maka bersiaplah
untuk ditinggalkan, bersiaplah untuk dikhianati.

Kita akan bahagia bila kita bisa menerima diri apa
adanya, mencintai dan menghargai diri sendiri,
mau mencintai orang lain, dan mau menerima orang lain.

Percayalah kepada Allah, dan bersyukurlah kepada-Nya,
bahwa kita selalu diberikan yang terbaik sesuai usaha kita,
tak perlu berkeras hati.

Ia akan memberi kita di saat yang tepat apa yang kita butuhkan,
meskipun bukan hari ini, masih ada esok hari.

Berusaha dan bahagialah karena kita dicintai begitu
banyak orang.