Friday, August 8, 2008

...DiriQu...DiriMu...DiriNya...

Love is
being happy for the other person
when they are happy
being sad for the other person when they are sad
being together in good times
and being together in bad times
Love is the source of strength
Love is
being honest with yourself at all times
being honest with the other person at all times
telling, listening, respecting the truth
and never pretending
Love is the source of reality
Love is
an understanding that is so complete that
you feel as if you are a part of the other person
accepting the other person just the way they are
and not trying to change them to be something else
Love is the source of unity
Love is
the freedom to pursue your own desires
while sharing your experiences with the other person
the growth of one individual alongside of
and together with the growth of another individual
Love is the source of success
Love is
the excitement of planning things together
the excitement of doing things together
Love is the source of the future
Love is
the fury of the storm
the calm of the rainbow
Love is the source of passion
Love is
giving and taking in a daily situation
being patient with each other's needs and desires
Love is the source of sharing
Love is
knowing that the other person
will always be with you regardless of what happens
missing the other person when they are away
but remaining near in heart at all times
Love is the source of security
Love is the
source of life


Ya… Itu adalah sepenggal baris kata yang mengungkapkan sedikit tentang arti cinta. Memang banyak orang bilang, cinta itu buta… entah sudah berapa juta orang yang mengatakan itu. Dan ku rasa ada benarnya juga.. tak peduli perbedaan usia, ras, suku, jarak, atau apapun… cinta memang buta… Tapi kadang cinta juga dihadapkan oleh suatu pilihan… dan satu hal yang ku benci dari cinta ialah… ketika aku dihadapkan oleh pilihan-pilihan itu… tapi yakinlah dan ikutilah kata hatimu… tak peduli orang berkata apa, tak peduli betapa sulitnya pilihan itu… tetaplah memandang ke depan… dan ambilah suatu keputusan… walaupun kita tidak tahu apakah pilihan itu adalah pilihan yang terbaik atau tidak… Tetapi ingatlah kadang pilihan yang terbaik belum tentu pilihan yang benar… Dan pilihan yang benar, sudah tentu adalah pilihan yang terbaik… ikutilah kata hatimu…

*****
Mencintaimu dan dirinya adalah suatu pilihan. Pilihan yang harus ku ambil dan ku putuskan… walau terasa amat berat bagiku…

*****

Mencintaimu adalah anugrah t’indah yang pernah ku miliki…
mencintaimu adalah karunia terindah yang pernah Tuhan berikan padaku…
Kata-katamu slalu meneduhkan hatiku…
senyumanmu mendamaikan aku…
aku hanyut dalam suatu rasa… yaitu rasa ”cinta”…

Tetapi Maafkanlah aku…
Ku tak kuasa harus memutuskan hubungan yang telah kita rajut selama ini…
maaf, maafkan aku…
Maaf ku tak bisa menjadi labuhan hatimu…
Maaf ku tak bisa menjadi tuan putri di istanamu…
aku tak bisa menjadi mawarmu…
dan maafkan aku untuk semua yang telah aku lakukan dan smua yang telah terjadi…
Ini semua di luar kekuasaanku…
Tapi hanya satu harapanku…
agar kau selalu dalam lindunganNya dan mendapatkan pendamping yang lebih dan lebih baik dari diriku…
Ku mengerti semua yang kau rasakan…
hatiku juga hancur melihatmu seperti ini…
tapi satu pintaku…
jangan pernah “menunggu” dan “menantiku”…
aku tak mau membiarkanmu menunggu dan menantiku dalam suatu ketidakpastian…
Jangan pernah melupakan apapun yang telah terjadi dan jangan pernah sesalkan itu…
biarlah ini menjadi satu kenangan yang terindah…
Kisah antara kau dan aku…



Terima kasih untuk semua yang telah kau berikan… terima kasih untuk barisan kata-kata indah ini… I appreciate that…

Jakarta,
Dalam tarikh kosong tiga
Di bawah naungan bulan Agustus
Di balik selubung tahun dua ribu delapan



Menjumpai yang telah lama tak bersua
Dalam suatu jumpa



Risalat ini aku persembahkan teruntuk
Setangkai mawar yang tengah bergoyang
Dalam pelukan angin, dan yang mungkin
Tak bisa aku petik


“Aku adalah selembar risalat, yang ditulisi
sebaris dua kata…kata hati dari ujung pena
kalbu dengan tinta nurani. Aku tercipta dari
rahim kesunyian, tumbuh dan berkembang
dalam buaian dan asuhan kesepian dan
kesendirian. Aku terlahir sebagai bukti dari
pada sebuah penungguan, penungguan
Dimana ada yang menyebutnya sebagai
Sebuah ketidakpastian.”


Dan, aku selembar risalat,
Terutus untuk sekedar mengingatkan sang masa,
bahwa hari ini-hari dimana aku tercipta dan terlahir-
telah pernah mendahuluiku akan sebuah kelahiran yang
sehingga kini masih abadi. Sekedar memohon pada sang masa
‘tuk sudi dalam henti sejenak, memberi satu kata ucap dan
tinggalkan sebongkah kado harapan yang terbungkus rapi do’a-
doa dan terikat pita semoga-semoga, yang terkirim dalam
sepenggal kata, beralamat pada tuanku putri dalam istana, dari
salah satu pemujanya yang tengah menikmati deritanya dalam
jurang cinta, yang terbelenggu dalam pasung-pasung kesepian
dan kesendirian, yang batinnya hancur oleh lecutan cemeti
penantian. Dan kini, ia tengah mengerang dalam sekaratnya.
nyawanya telah teronggok antara kesetiaan dan ketidakpastian.
sekedar berharap mampu melihat sang tuanku putri dengan
senyum saat kematian merangkulnya.


Aku, selembar risalat tak mampu lagi ‘tuk memanjang lebar
Kata. Karena bagaimana mungkin seorang buta ‘kan dapat
mengungkapkan isi batinnya dalam goresan-goresan lembut
pena, sementara untuk menceritakannya ia pun tak mampu,
karena sekaligus ia seorang yang bisu. Sehingga ia tak bisa
membuat orang lain mendengar ataupun ia sendiri yang
mendengar isi batinnya, karena pada saat yang sama ia
adalah orang yang tuli. Ia tak mampu berbuat apa-apa. Satu-
satunya yang ia bisa lakukan hanyalah menanti saat sebuah
uluran rasa menyentuh sejuk kalbunya, karena akan mustahil
sebuah uluran tangan akan menyentuhnya, sementara ia kini
tak lagi berraga, hanya sebuah jiwa yang terlepas dari
belenggu jasadnya.



Selamat ulang tahun kuucapkan, semoga
Segenap harapan, impian, cita dan cinta
akan engkau raih kelak di sekemudian masa



Bagai kepak sayap burung pulang
Perkasa di selasar bintang
Laksana camar menjelajah riang
Salami laut penuh tawa
Waktupun betah berlabuh, menunggumu di bulan Agustus
Ku harap, engkau belumlah petang merah jingga di detik menit
Yang hanya duduk membatu menatap
Dentang usia
Engkau sejatinya adalah pelukis masa dan kasih
Bagai senyum berpendar dengan beribu kunang-kunang
Hingga malam tak lagi gulita

Selama Ulang Tahun
Semoga elok dimasa datang

Someone who always love u




Untuk seseorang yang tengah mencintaku

“Maaf “ dan “terima kasih” adalah kata yang ingin ku ucapkan padamu…
“Maaf” telah membuatmu kecewa … dan “Terima kasih” atas pengertianmu…
Tak banyak kata yang harus ku ungkap… karna, tanpa ku ucapkan pun kau telah tau dan telah mengerti…

Kadang kejujuran itu amat menyakitkan… Ku harap dengan kejujuran hati kita masing-masing… ada secercah harapan untuk menapaki hari-hari dengan lebih baik lagi…


Thanks for the nice poem u gave to me…


Here are some sweet words from me to you when I always to say to u…
I love u not because of anything u have, but because of something that I feel when I’m not near u

“Man loves money, bees love honey, flower love dew, and I Love U”

If u are asking me if I need you, the answer is forever. If u are asking me if I’ll leave you, the answer is never. If u are asking me what I value, the answer will be it’s U baby. If u are asking me if I Love U, the answer will be mine I do

Honey life without love is like a harp without strings.

Where so ever go, go with all your heart, you can do is be someone who can be loved the rest is up to the person to realize your worth.

If GOD is the DJ, then life the dance floor, Love is the rhythm, and you are the music of part of my life, that’s the reason I LOVE U.

So I wish the day that U will love all the things in your life that you are going to be continue your new life as u are going to be celebration for everyone is your Happy Birthday and also to born in friendship day. So I say to you and wish to u many many happy return of the day and happy friendship day too. I wish I would next to u celebrate your great birth day which is missing day for me to u to be there with you when you are going to cut the cake. I’m sorry forgive me. I Love U baby and I miss U too. Yours only Love IRFAN.



Entah akhirnya dengan siapakah hati ini akan berlabuh… Hanya ada satu rasa yang amat sangat berarti dan memberikanku suatu kekuatan… yaitu rasa “Syukur dan Ikhlas”…

Terlepas dari itu semua… Hanya ada 3 hal yang tidak pernah kita ketahui… “Rezeki, Maut dan Jodoh”

Ya Allah… tuntunlah jalanku… dan berikanlah aku pendamping hidup yang baik dimataku dan dimataMu ya Allah…

1 comment: