Wednesday, February 29, 2012

Untuk Yang Selalu Ku Nanti

Jika lelah yang kurasa sekarang, aku yakin kau juga merasakannya. Lelah menantimu. Lelah menanti janji Allah untuk segera mempertemukan kita dalam suatu kesempatan.

Lelah…!!!!
Itulah yang sekarang kurasakan. Lelah untuk tetap menjaga hati dan iman ini.
Lelah untuk istiqomah menanti hingga janji Allah tiba.

Di tengah kelelahan itu, izinkan aku sekedar melukiskan kekeluan hati yang sulit terucap dengan lisan..
Dan izinkan pula aku sedikit mengutip surat cinta dari Allah, sebagai kewajiban kita untuk saling mengingatkan dalam hal kebaikan dan kesabaran…

“Perempuan-perempuan yang keji untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji untuk perempuan-perempuan yang keji (pula), sedangkan perempuan-perempuan yang baik untuk laki-laki yang baik, dan laki-laki yang baik untuk perempuan-perempuan yang baik (pula). Mereka itu bersih dari apa yang yang dituduhkan orang. Mereka memperoleh ampunan dan rezeki yang mulia (syurga) (QS An-nur : 26)”

Untuk sebuah penantian yang aku sendiri tidak tahu kapan berakhirnya..,
Selaksa doa yang terus terlantun seakan menjadi arang untuk mengobarkan asa.., Sebuah harapan untuk segera menemui hari yang paling membahagiakan.
Ya… Hari pernikahan.. Hari dimana kita bisa menunpahkan segala rasa cinta yang ada dengan halal dan penuh ridho Allah........

Selaksa doa dalam sujud harap tak pernah lekang di tiap sepertiga malam terakhirku. Mencoba mengadu pada tiap doa yang terlantun. Mencoba mengiba dalam tiap tangis yang terus membasahi sajadah. Dan Mencoba bertanya dalam heningnya istikhoroh.

Jika hati ini mencoba mengeja setiap rencana Allah. Tapi satu keyakinan yang akan terus membuatku tersenyum di tengah hati yang semakin lelah. Janji Allah mungkin tidak datang dengan “SEGERA”. Tapi akan selalu datang dengan “PASTI”.

Seperti apa yang telah Allah janjikan dalam surat An-Nur : 26. Sekarang, aku memang tidak tahu siapa dirimu dan dimana keberadaanmu. Tapi aku yakin, kau akan dipertemukan Allah denganku saat masing-masing kita telah baik di mata Allah.

Jika aku menginginkan kau seorang yang baik dimata Allah, maka izinkanlah aku untuk selalu memperbaiki diriku dengan kebaikan sesuai ketentuan Allah..

Jika aku menginginkan kau memberikan cintamu hanya untukku, maka izinkan mulai sekarang aku menjaga hati dan cinta ini hanya untukmu.......

Jika sekarang aku menginginkanmu menjaga akhlak dan pandanganmu untukku, maka, izinkanlah mulai sekarang aku menjaga akhlak dan pandanganku hanya untukmu.

Sehingga, ketika telah tiba waktunya bagi Allah untuk mempertemukan kita, indahnya cinta yang terbingkai dengan syurga pernikahan akan menjadi penggenap separoh dari agama ini.........

Insya Allah…

Waktu itu pasti akan datang bersama izin dari Allah......

Entah kapan, aku sendiri juga belum tahu. Biarkan Allah yang merenda ini dengan indah.Antara harapan dan kenyataan, ada jarak dan waktu. Dan di dalam jarak dan waktu itulah, kita isi dengan kesabaran dan doa..

Sabar bukan berarti diam. Sabar bukan berarti pasif,
Sabar bukan berarti hanya duduk menunggu..
Tapi sabar adalah ekspresi usaha tanpa henti.
Ayunan langkah kaki untuk terus berikhtiar meraih apa yang Allah janjikan.
Jodoh memang mutlak kekuasaan Allah.
Jodoh memang ada di tangan Allah.
Tapi, kalau kita tidak berusaha menjemputnya, akan terus di tangan Allah
Tidak akan pernah sampai di tangan kita
Biarkan aku mencoba menjemputmu dengan memperbaiki diri
Biarkan aku menantimu dengan memperbaiki iman...
Biarkan aku menunggumu dengan terus melangkahkan kaki semampuku dalam usaha dan ikhtiar.

Di tengah lelahnya hati ini, izinkan aku tetap menunggu dengan iman yang tak pernah surut. Meski kadang godaan rasa putus asa terus menghinggap di hati.Aku hanya perlu menyandarkan cinta dan harapan pada Allah........
Karena, menyandarkan harapan pada manusia hanya akan menemui kekecewaan.
Biarkan penantian yang aku sendiri belum tahu kapan berakhirnya ini menjadi ladang ibadah yang disediakan Allah untukku.Dan orang-orang yang sedang menanti sepertiku.

Tetap cemangad!!!(^_^)/

No comments:

Post a Comment