9ila!!! Kemarin Ujan gila2an... Banjir dimana2, jalan2 d tutup… Bikin kerja ga konsen… Mau pulang tapi ga enak masih siang, ga pulang malah berabe nanti… Wah pusing b9d deh… Y udah, akhirnya d kantor cuma mlototin TV aja… Udah sharian britanya banjir trus… Y sudah akhirnya mo bilang apalagi… ;P “Enjoy aja!” kata Mas LA…
Jadi inget paginya…Pas bangun tidur sempet c kpikiran ga mau masuk, tapi gimana dunx dah d ajakin aerobic d kantor, y mo gimana lagi… Lagi pula tak pikir2 lagi, kayana mang harus deh…biz kyna otot badan dah pada kaku smua n bukan itu juga c… Y skalian cuci mata… hehehe…Biz instrukturnya Ok b9d c…. ;) Namanya Irwan…hihihi promosi…
Ih sebel b9d! Pas mo turun dari angkot dengan PD-nya main turun2 aja…n baru sadar tnyata payung kTinggalan d Hum… *Iiiiiiih sial b9d c neh hari! (-_-)* Tapi harus inget apa kt mas LA… “Enjoy aja!” ;)
Akhirnya dengan b’basah2 ria, tak trobos aja hujan lebat…dengan cara masuk k pos polisi yg dah ga d pake d Bunderan Slipi… (Tau Kan??? Ituloh yg deket lampu merah). Dan saat gy nunggu Bus… ada suatu renungan d dalam hati [Cieeee… ;) }
“Cinta itu koq klo ku fikir, kaya lagi nunggu bus y…???”
Y misalnya situasi lagi ujan n lagi nunggu bus, kita sudah tau arah kita mau kemana, jurusan apa dan nomor berapa bus yang mau kita naiki, tetapi kita ga akan tau kapan bus itu datang…[ y iyalah ga tau kapan, kcuali Sopir bus masih keluarga atau pacar Anda…Wah itu c lain crita…hehehe ] Ok lanjut lg y…Bus itu bisa aja datang pada saat kita lagi bengong, atau lagi basah kuyup kehujanan, atau jg lagi sibuk sendiri cari tempat neduh… ;P Lalu tiba2 biz itu nongol sendiri tanpa ba-bi-bu… Pengen naik tapi lagi hujan lebat, ga naik mikir lagi bus yg slanjutnya kapan datengnya… dan pada akhirnya mau ga mau nunggu bus kedua, walaupun kita ga tau kapan bus itu kapan datangnya… bisa cepat, bisa lama… Y tgantung keberuntungan Anda… ^^
Ya… sama seperti cinta… Smua datang tiba-tiba, seperti menunggu sebuah bus… Kita tidak akan tau kapan dia datang… Tapi ada hal2 yang mungkin perlu diingat, tujuan hidup dan seseorang yang seperti apa yg kita butuhkan. Seperti halnya jurusan dan nomor berapa bus tersebut. Hujan dari crita tadi bisa diibaratkan sebuah kondisi yang sedang kita hadapi. Bila Anda memilih Bus yang pertama b’arti Anda hebat dan t’masuk orang yang berani mengambil resiko, tapi apakah Anda tidak menyesal bisa saja tnyata Anda salah mengambil keputusan, dan tnyata bus yg Anda tumpangi tidak sesuai dengan harapan Anda, di dalam bus itu Anda harus b’diri dan harus b’bagi tempat yang cukup sempit dengan penumpang yang lain.
Dan apabila Anda mengambil keputusan kedua yaitu dengan menaiki bus yang berikutnya, itu adalah pilihan Anda. Mungkin saja bus ini sesuai dengan harapan Anda, Anda bisa dengan nyaman naik bus ini, tapi yang menjadi masalahnya adalah…kapan bus ini akan tiba, semenitkah? setengah jamkah? sejamkah? Atau beberapa jam lagi Anda harus menunggu… sedangkan Anda sedang diburu oleh waktu…
Tapi menurutku, waktu tidak jadi soal untuk menunggu sebuah cinta sejati, karena biarlah kita berkorban waktu sedikit untuk mendapatkan kebahagiaan hidup yang kita inginkan. Ada sebuah pepatah dan pastinya kita semua sudah tahu “berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ketepian… bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian”.
Tetapi kembali lagi, semua ini bukan masalah keputusan mana yang benar atau salah tetapi ini adalah masalah berani mencoba mengambil kesempatan serta resiko tersebut. Smua keputusan ini ada d tangan Anda.
Sahabatku pernah bilang “Kita tidak akan pernah tau apabila kita tidak mencoba” Menurutku itu ada benarnya, tetapi mungkin perlu ada yang ditambahkan sedikit…Karna apakah selamanya kita harus terus mencoba tanpa perhitungan yg jelas???
Maka satu hal yang perlu diingat “ Kita harus tau jurusan dan nomor berapa bus tersebut… ^^ ”
No comments:
Post a Comment