Ku titipkan baris kata ini untukmu walaupun jauh untukku bertemu denganmu..
Wahai dirimu yg sedang dinanti..
sabarkanlah aku dalam menempuhi ujian penantian,
Duhai calon pemilik tulang rusukku..
Ku tunggu hingga Ijab Kabul terucap dari lisanmu.
Aku akan menjaga dalam harumnya semerbak di jiwaku, dan menunggumu hingga engkau menahkodai bahtera kita.
Duhai calon imam dalam sholatku..
Aku kan selalu hadir dlm cintamu kepad ALLAH,
dengan siap aku akan menghamparkan sajadah sebagai alas sujudmu,
dengan hadirku sebagai makmummu..
Insya ALLAH akan menyempurnakan ibadah kita nanti.
Deru doamu seiring kata 'aamiin' dari lisanku dalam hening malam
air mataku ini tak henti ku teteskan bercahayakan munajat doa bersamamu..
Duhai calon pemilik tangan gagah yang menolongku ketika aku tersungkur dan jatuh..
Lindungi aku dalam perjalanan hidup kita,
ketika engkau terluka kan kubalut dengan cinta jiwa yang merona,
menyembuhkan segala perih dalam jiwamu..
Dan kan kuhaluskan telapak kakimu dengan mencucikannya
ketika engkau pulang dari berjihad nanti..
Duhai calon nahkoda yang kan membawa keluargaku ke syurga
Mari kita hiasi rumah kita dengan cahaya2 iman…
Aku dalam diam sengaja tak menampakkn diri,
agar engkau benar2 menemukanku dalam cahaya sujudmu.
Aku tak banyak bicara karna aku takut ketika aku menyapa,
engkau terpesona pada apa yang Ku Ucap,
Akupun menunduk malu,
karena aku takut dapat memudarkan imanmu..
Wahai Calon Imam dunia Akhiratku,,
Aku menunggu lisan qabul darimu..
Yang menyambut ijab dari waliku..
Insya Allah,aku sedia menantimu di sini.
amin..
ReplyDelete